Jangan Biarkan Anak Membawa Tablet ke Kamar Tidur

mirror.co.ukOleh karena kemajuan teknologi, sangat banyak anak-anak yang memiliki komputer tablet. Orang tua pun secara sadar membelikan anak mereka tablet. Namun sayangnya, banyak orang tua yang kurang memahami bahaya perangkat seperti tablet terhadap perilaku anak. Terlebih lagi, orang tua membiarkan anak bermain dengan tablet mereka hampir tanpa pengawasan dan membiarkan anak mereka membawa tablet ke kamar tidur.

Ahli memperingatkan orang tua agar melarang anak membawa komputer tablet mereka ke kamar tidur. Membawa tablet tidur membuat anak kelelahan dan berperilaku buruk. Tablet juga membuat anak-anak kecanduan dan menjadi tertinggal di sekolah. Selain itu, para guru memperingatkan meningkatnya jumlah murid yang lelah dan mudah marah karena anak-anak menghabiskan berjam-jam waktunya bermain dengan tablet di rumah sampai larut malam. Siswa menunjukkan perilaku menipu dan sembunyi-sembunyi, kehilangan minat dalam kegiatan lain dan kurangnya kontrol atas tindakan yang mereka lakulan. Para ahli bahkan mengklaim bahwa komputer tablet lebih buruk daripada televisi di kamar tidur.

Dr Mary Bousted, sekretaris jenderal Members of the Association of Teachers and Lecturers Inggris mendesak agar orang tua di Inggris mempertimbangkan untuk menghapus perangkat tablet dari kamar tidur anak-anak. Ia mengatakan tablet banyak digunakan untuk bermain game dan login ke media sosial. Anak-anak lebih mudah menyembunyikan tablet karena berukuran lebih kecil. Kemudahan dalam menggunakan tablet turut memicu kecanduan anak dalam menggunakan tablet.

Para orang tua sudah semestinya memberikan perhatian lebih terhadap hal ini. Jangan karena ingin menyenangkan anak dan mengikuti keinginan mereka, orang tua menjadi lupa untuk memberikan pengawasan. Pada titik tertentu, tablet memiliki dampak positif bagi anak terutama untuk sarana belajar. Namun penggunaan tablet harus dibatasi. Jangan biarkan anak membawa tablet mereka ke kamar tidur karena bisa menganggu jumlah jam tidur mereka dan menyebabkan perilaku negatif lainnya.

Sumber: dailymail.co.uk

Sumber Gambar: mirror.co.uk


Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes