Anak Online? Orang Tua Tidak Harus Panik

news.com.auBanyak orang tua panik ketika anak-anaknya mulai berinteraksi dengan dunia online. Mereka khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Banyak orang tua yang sangat cuek melihat anaknya online. Hampir tidak ada perhatian dan pengawasan saat anak mereka online. Kedua sikap tersebut sehendaknya tidak lakukan oleh orang tua.

Menurut seorang psikolog di Inggris, orang tua sehendaknya tidak perlu panik ketika anak mulai berinteraksi dengan dunia online. Kepanikan orang tua menurut psikolog tersebut adalah pengerdilan perkembangan anak.

Tanya Byron psikolog asal Inggris tersebut percaya bahwa jika orang tua tidak membiarkan anak-anak mereka mengeksplorasi dan membuat kesalahan, baik di dunia nyata maupun  online, anak-anak  tidak akan pernah menjadi pribadi  yang bertanggung jawab secara digital.

Ia menambahkan bahwa mengelola risiko di internet  dan membimbing anak-anak melalui risiko tersebut pada akhirnya merupakan tanggung jawab orang dewasa/orang tua, baik di rumah maupun di sekolah. Kepanikan justru tidak membantu. Kesadaran tanpa pengalaman hidup kadang-kadang dapat menantang  sehingga menjadi tanggung jawab orang tua untuk menjembatani kesenjangan itu. Artinya, orang tua sadar terhadap risiko internet, tetapi tidak sepatutnya melarang anak berinternet. Hal yang perlu dilakukan adalah membantu anak, menemani mereka ketika berinternet serta mengajarkan bijak di interenet agar mereka memiliki pengalaman dan mampu menghindari risiko internet dengan baik. Orang tua perlu menerima bahwa anak-anak akan mengambil risiko online sehingga orang tua dapat membimbing mereka, sama seperti yang dilakukan orang tua dulu ketika mengizinkan anak untuk naik sepeda.

Intinya, orang tua harus membimbing anak berinternet. Orang tua tidak seharusnya melarang anak menggunakan internet. Hal yang sangat penting adalah melalui risiko yang ada di internet bersama anak. Jangan sekali-kali membiarkan anak menggunakan internet tanpa bekal pengetahuan tentang risiko yang akan mereka hadapi ketika online.

Sumber: dailymail.co.uk

Sumber Gambar: news.com.au


Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes