<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Internet Sehat - InternetSehat</title>
	<atom:link href="http://ictwatch.com/internetsehat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ictwatch.com/internetsehat</link>
	<description>Wise While Online, Think Before Posting</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 May 2013 03:13:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>China Negara Penghasil Spam Terbesar Dunia</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/24/china-negara-penghasil-spam-terbesar-dunia/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/24/china-negara-penghasil-spam-terbesar-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 03:13:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Erick Gafar</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[g. Privasi & Sekuriti]]></category>
		<category><![CDATA[kaspersky]]></category>
		<category><![CDATA[negara penghasil spam]]></category>
		<category><![CDATA[spam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11398</guid>
		<description><![CDATA[Kaspersky Lab beberapa waktu yang lalu merilis temuan mereka tentang negara penghasil spam di dunia. Dalam rilis yang dibagikan oleh Kaspersky Lab, China menjadi negara penghasil spam terbesar di dunia sepanjang bulan Maret 2013 dengan persentase 25,8%. Amerika Serikat dengan 17,3% berada di posisi kedua. Korea Selatan berada di posisi ketiga dengan 9,8%. Taiwan dan [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/05/02/duh-indonesia-masuk-dalam-5-spammer-terbesar-dunia/"     class="crp_title">Duh, Indonesia Masuk dalam 5 Spammer Terbesar Dunia!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/03/06/amerika-serikat-penyebar-spam-terbesar/"     class="crp_title">Amerika Serikat Penyebar Spam Terbesar</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/11/11/indonesia-salah-satu-sumber-spam-terbanyak/"     class="crp_title">Indonesia Salah Satu Sumber Spam Terbanyak</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/02/01/india-salip-jumlah-pengguna-facebook-indonesia/"     class="crp_title">India Salip Jumlah Pengguna Facebook Indonesia</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/08/14/korea-selatan-negara-dengan-virus-komputer-terbanyak/"     class="crp_title">Korea Selatan, Negara dengan Virus Komputer Terbanyak!</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" alt="discovercanadianlawyers" src="http://www.discovercanadianlawyers.ca/images/Email_Screen_-_Spam_3191802.jpg" width="540" height="360" /></p>
<p style="text-align: left;">Kaspersky Lab beberapa waktu yang lalu merilis temuan mereka tentang negara penghasil spam di dunia. Dalam rilis yang dibagikan oleh Kaspersky Lab, China menjadi negara penghasil spam terbesar di dunia sepanjang bulan Maret 2013 dengan persentase 25,8%. Amerika Serikat dengan 17,3% berada di posisi kedua. Korea Selatan berada di posisi ketiga dengan 9,8%. Taiwan dan India melengkapi lima besar negara penghasil spam terbesar dunia dengan persentase masing-masing 5% dan 3,4%.</p>
<p>Jika dirinci menurut kawasan pengiriman spam, maka Korea Selatan menduduki posisi pertama sebagai negara pengirim spam terbesar ke Eropa dengan persentase 36,8%. China dan Amerika Serikat berada di posisi dua dan tiga dengan persentase masing-masing sebesar 11,2% dan 10,1%.</p>
<p>Asia menjadi penghasil spam terbesar di dunia dengan menguasai lebih dari setengah jumlah total spam pada Maret 2013 atau tepatnya 54,1%. Posisi selanjutnya ditempati oleh Amerika Utara (17,8%), lalu Eropa Barat (10,2%), Eropa Timur (9,4%), dan Amerika Latin (5,7%).</p>
<p>Melihat data-data tersebut, tampaknya Indonesia tidak termasuk negara yang menjadi penghasil spam terbesar di dunia. Dari daftar yang dirilis oleh Kaspersky, tidak ada nama Indonesia dalam dua puluh besar negara penghasil spam terbesar di dunia.</p>
<p>Sumber: Kaspersky</p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/05/02/duh-indonesia-masuk-dalam-5-spammer-terbesar-dunia/"     class="crp_title">Duh, Indonesia Masuk dalam 5 Spammer Terbesar Dunia!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/03/06/amerika-serikat-penyebar-spam-terbesar/"     class="crp_title">Amerika Serikat Penyebar Spam Terbesar</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/11/11/indonesia-salah-satu-sumber-spam-terbanyak/"     class="crp_title">Indonesia Salah Satu Sumber Spam Terbanyak</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/02/01/india-salip-jumlah-pengguna-facebook-indonesia/"     class="crp_title">India Salip Jumlah Pengguna Facebook Indonesia</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/08/14/korea-selatan-negara-dengan-virus-komputer-terbanyak/"     class="crp_title">Korea Selatan, Negara dengan Virus Komputer Terbanyak!</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/24/china-negara-penghasil-spam-terbesar-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>55% Pengguna Menggunakan Password yang Sama</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/55-pengguna-menggunakan-password-yang-sama/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/55-pengguna-menggunakan-password-yang-sama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 May 2013 10:07:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Internet Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[g. Privasi & Sekuriti]]></category>
		<category><![CDATA[Ofcom]]></category>
		<category><![CDATA[password]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian identitas]]></category>
		<category><![CDATA[PIN protection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11417</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah survei terbaru di Inggris yang dilakukan terhadap pengguna internet dewasa menunjukkan fakta masih lemahnya pengguna dalam melindungi diri mereka dari aksi pencurian identitas. Survei yang dilakukan oleh Ofcom tersebut menunjukkan 55% pengguna internet dewasa di Inggris menggunakan password yang sama ketika berselancar di internet. Fakta lain yang terungkap adalah sebesar 26% pengguna cenderung memakai [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/06/21/hasil-survei-pengamanan-password-masih-disepelekan/"     class="crp_title">Hasil Survei: Pengamanan Password Masih Disepelekan</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/08/11/63-pengguna-internet-malas-mengganti-password/"     class="crp_title">Ternyata 63% Netter Malas Ganti Password</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/cara-tepat-menghindari-pencurian-identitas-bagian-pertama/"     class="crp_title">Cara Tepat Menghindari Pencurian Identitas (Bagian Pertama)</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/14/9-dari-10-ibu-menggunakan-media-sosial/"     class="crp_title">9 dari 10 Ibu Menggunakan Media Sosial</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/04/22/survei-81-penguna-facebook-tidak-ingin-berteman-dengan-bos/"     class="crp_title">81% Penguna Facebook Tak Ingin Berteman dengan Bos</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" alt="cedadesign" src="http://www.cedadesign.com/wp-content/uploads/2012/11/login-username-password.jpeg" width="540" height="315" /></p>
<p style="text-align: left;">Sebuah survei terbaru di Inggris yang dilakukan terhadap pengguna internet dewasa menunjukkan fakta masih lemahnya pengguna dalam melindungi diri mereka dari aksi pencurian identitas. Survei yang dilakukan oleh Ofcom tersebut menunjukkan 55% pengguna internet dewasa di Inggris menggunakan <em>password</em> yang sama ketika berselancar di internet.</p>
<p>Fakta lain yang terungkap adalah sebesar 26% pengguna cenderung memakai<em> password</em> yang mudah diingat, namun tidak aman seperti tanggal lahir dan nama pribadi. 25% pengguna menyatakan bahwa mereka kesulitan dalam mengingat <em>passwor</em>d sehingga cenderung memilih <em>password</em> yang mudah diingat.</p>
<p>Meskipun demikian, terdapat beberapa kemajuan. Sebesar 62% pengguna menyatakan bahwa mereka memproteksi sambungan internet wifi mereka. Sebesar 61% pengguna memperhatikan tanda keamanan atau pesan keamanan sebelum mengisikan data-data pribadi di sebuah situs tertentu.</p>
<p>Pengguna smartphone juga mulai menyadari pentingnya memproteksi diri. Sebesar 75% dari yang disurvei oleh Ofcom mengatakan menggunakan <em>screen lock</em> dan 50% pengguna menggunakan PIN<em> protection</em> terhadap Sim Card.</p>
<p>Kira-kira bagaimana dengan pengguna internet di Indonesia? Melihat beberapa hasil survei sebelumnya, tampaknya pengguna internet di Indonesia hampir sama dan mungkin lebih buruk dalam melindungi diri mereka di internet. Menggunakan <em>password</em> yang persis sama adalah gejalan umum di berbagai negara sehingga hal ini juga terjadi di Indonesia. Bila disurvei kemungkinan persentasenya lebih tinggi dibandingkan dengan pengguna di Inggris.</p>
<p>Sumber: Ofcom</p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/06/21/hasil-survei-pengamanan-password-masih-disepelekan/"     class="crp_title">Hasil Survei: Pengamanan Password Masih Disepelekan</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/08/11/63-pengguna-internet-malas-mengganti-password/"     class="crp_title">Ternyata 63% Netter Malas Ganti Password</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/cara-tepat-menghindari-pencurian-identitas-bagian-pertama/"     class="crp_title">Cara Tepat Menghindari Pencurian Identitas (Bagian Pertama)</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/14/9-dari-10-ibu-menggunakan-media-sosial/"     class="crp_title">9 dari 10 Ibu Menggunakan Media Sosial</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/04/22/survei-81-penguna-facebook-tidak-ingin-berteman-dengan-bos/"     class="crp_title">81% Penguna Facebook Tak Ingin Berteman dengan Bos</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/55-pengguna-menggunakan-password-yang-sama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Tepat Menghindari Pencurian Identitas (Bagian Pertama)</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/cara-tepat-menghindari-pencurian-identitas-bagian-pertama/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/cara-tepat-menghindari-pencurian-identitas-bagian-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 May 2013 06:02:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Internet Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[g. Privasi & Sekuriti]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<category><![CDATA[password]]></category>
		<category><![CDATA[pencuri identitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11414</guid>
		<description><![CDATA[Serangan Hacker ke berbagai situs beberapa waktu terakhir terus meningkat. Twitter, Facebook, Apple merupakan perusahaan yang diserang hacker tersebut. Meningkatnya serangan hacker ini mengkhawatirkan pengguna karena data-data mereka ada di perusahaan tersebut. Tentu saja bila diserang hacker, data pribadi pengguna akan diketahui dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Untuk menghindari serangan hacker tersebut, perlu berbagai [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/twitter-gunakan-fitur-two-step-solution/"     class="crp_title">Twitter Gunakan Fitur Two Step Solution</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/11/18/6-jebakan-yang-dipakai-hacker-untuk-mencuri-password-facebook/"     class="crp_title">6 Jebakan yang Dipakai Hacker untuk Mencuri Password&hellip;</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/02/05/5-trik-cegah-serangan-akun-zombi/"     class="crp_title">5 Trik Cegah Serangan Akun Zombi</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/03/17/jangan-pikir-dua-kali-amankan-datamu-sekarang/"     class="crp_title">Jangan Pikir Dua Kali, Amankan Datamu Sekarang!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/06/04/6-tips-aman-bertransaksi-online/"     class="crp_title">6 Tips Kikis Resiko Bertransaksi Jual-Beli Online</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" alt="idprotect" src="http://www.id-protect.org/wp-content/uploads/images/IDTheft.jpg" width="585" height="482" /></p>
<p style="text-align: left;">Serangan <strong><em>Hacker</em> </strong>ke berbagai situs beberapa waktu terakhir terus meningkat. Twitter, Facebook, Apple merupakan perusahaan yang diserang hacker tersebut. Meningkatnya serangan hacker ini mengkhawatirkan pengguna karena data-data mereka ada di perusahaan tersebut. Tentu saja bila diserang hacker, data pribadi pengguna akan diketahui dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.</p>
<p>Untuk menghindari serangan hacker tersebut, perlu berbagai usaha dari pengguna. Berikut ini beberapa cara yang bisa ditempuh untuk menghindari terjadinya pencurian identitas tersebut.</p>
<p>1. Jangan pernah mengklik <em>link</em> yang tidak anda harapkan. Pencuri indentitas di internet biasanya mengirimkan <em>link</em> atau <em>attachment</em> yang perlu diklik atau dibuka. Jika anda tidak pernah mengharapkan sebuah<em> link</em> dan mendapat <em>link</em> atau <em>attachment</em> dari orang yang tidak dikenal, jangan diklik atau dibuka <em>attachment</em> tersebut.</p>
<p>2. Gunakan <em>password</em> yang berbeda untuk situs/layanan yang berbeda. Mudahnya pencurian identitas juga disebabkan oleh pengguna yang tidak mau repot menggunakan bermacam-macam <em>password</em>. Untuk itu, gunakan <em>password</em> yang berbeda jika anda menggunakan layanan yang berbeda.</p>
<p>3. Jangan gunakan kembali password email Anda. Password email merupakan hal yang sangat berharga. Jika sering anda gunakan di layanan yang lain, kemunkinan data pribadi anda lebih mudah dibuka hacker.</p>
<p>4. Berbelanja di situs yang aman. Situs yang aman biasanya menggunakan <em>https</em> dan ada stiker tanda keamanan jika anda bertransaksi di sana. Jika dua hal tersebut tidak ditemukan, gagalkan niat anda untuk berbelanja.</p>
<p>5. Jika ragu, blok saja. Di media sosial banyak sekali permintaan pertemanan dari orang yang tidak anda kenal. Jika anda meragukan identitasnya, jangan diterima permintaan pertemanannya.</p>
<p>6. Pikir sebelum<em> tweet</em> dan apa yang anda bagikan. Jangan pernah men-<em>tweet</em> data-data pribadi seperti rekening bank. Anda tidak akan pernah tahu dan tidak bisa mengontrol data yang telah anda tweet tersebut.</p>
<p>7. Gunakan fitur penghapus data secara <em>remote</em>. Fitur <em>wipe your phone</em> atau <em>find my phone</em> yang ada di smartphone seharusnya anda manfaatkan agar ketika smartphone anda hilang, data anda bisa terhapus secara otomatis.</p>
<p>Bersambung.</p>
<p>Sumber: guardian.co.uk</p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/twitter-gunakan-fitur-two-step-solution/"     class="crp_title">Twitter Gunakan Fitur Two Step Solution</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/11/18/6-jebakan-yang-dipakai-hacker-untuk-mencuri-password-facebook/"     class="crp_title">6 Jebakan yang Dipakai Hacker untuk Mencuri Password&hellip;</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/02/05/5-trik-cegah-serangan-akun-zombi/"     class="crp_title">5 Trik Cegah Serangan Akun Zombi</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/03/17/jangan-pikir-dua-kali-amankan-datamu-sekarang/"     class="crp_title">Jangan Pikir Dua Kali, Amankan Datamu Sekarang!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/06/04/6-tips-aman-bertransaksi-online/"     class="crp_title">6 Tips Kikis Resiko Bertransaksi Jual-Beli Online</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/cara-tepat-menghindari-pencurian-identitas-bagian-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Twitter Gunakan Fitur Two Step Solution</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/twitter-gunakan-fitur-two-step-solution/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/twitter-gunakan-fitur-two-step-solution/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 May 2013 02:46:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Internet Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[g. Privasi & Sekuriti]]></category>
		<category><![CDATA[hacker]]></category>
		<category><![CDATA[hacker serang twitter]]></category>
		<category><![CDATA[hacking]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter Two Step]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11329</guid>
		<description><![CDATA[Banyaknya akun Twitter yang terkena hacking membuat Twitter berpikir keras bagaimana mencegah hal tersebut terjadi lagi. Tidak tanggung-tanggung  akun resmi kantor berita AP (The Associated Press) beberapa waktu yang lalu disusupi hacker sehingga melakukan tweet bohong tentang terjadinya ledakan di Gedung Putih yang mengakibatkan Presiden Barack Obama mengalami cidera. Tidak lama setelah tweet tersebut AP [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/cara-tepat-menghindari-pencurian-identitas-bagian-pertama/"     class="crp_title">Cara Tepat Menghindari Pencurian Identitas (Bagian Pertama)</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/10/19/akun-twitter-disusupi-segera-lakukan-antisipasi-ini/"     class="crp_title">Akun Twitter Disusupi? Segera Lakukan Antisipasi Ini!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/02/02/7-tips-ngetweet-aman/"     class="crp_title">7 Tips Ngetweet Aman</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/01/31/twitter-akan-sensor-tweet-di-beberapa-negara/"     class="crp_title">Twitter Akan Sensor Tweet di Beberapa Negara</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/04/19/tanda-tanda-kecanduan-twitter/"     class="crp_title">Tanda-tanda Kecanduan Twitter</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" alt="webappers" src="http://www.webappers.com/img/2009/11/twitter-login.jpg" width="480" height="281" /></p>
<p style="text-align: left;">Banyaknya akun Twitter yang terkena<em> hacking</em> membuat Twitter berpikir keras bagaimana mencegah hal tersebut terjadi lagi. Tidak tanggung-tanggung  akun resmi kantor berita AP (The Associated Press) beberapa waktu yang lalu disusupi hacker sehingga melakukan tweet bohong tentang terjadinya ledakan di Gedung Putih yang mengakibatkan Presiden Barack Obama mengalami cidera.</p>
<p>Tidak lama setelah<em> tweet</em> tersebut AP melakukan konfirmasi bahwa tweet sebelumnya adalah bohong dan mengakui bahwa akun mereka telah diserang hacker.</p>
<p>Untuk itu, Twitter berencana akan menerapkan <em>Two Step</em> atau biasanya disebut <em>Two Factor</em> bagi penguna Twitter. Twitter kini sedang menguji secara internal fitur <em>Two Step</em> ini sebelum diperkenalkan kepada pengguna. Fitur <em>Two Step</em> ini bisa membuat akun pengguna lebih aman dari serangan hacker dibandingkan dengan hanya menggunakan password.</p>
<p>Bila nanti diperkenalkan, sebaiknya pengguna Twitter menggunakan fitur Two Step ini agar akun Twitter lebih aman dari serangan Hacker.</p>
<p>Sumber: <strong>Wired</strong></p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/cara-tepat-menghindari-pencurian-identitas-bagian-pertama/"     class="crp_title">Cara Tepat Menghindari Pencurian Identitas (Bagian Pertama)</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/10/19/akun-twitter-disusupi-segera-lakukan-antisipasi-ini/"     class="crp_title">Akun Twitter Disusupi? Segera Lakukan Antisipasi Ini!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/02/02/7-tips-ngetweet-aman/"     class="crp_title">7 Tips Ngetweet Aman</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/01/31/twitter-akan-sensor-tweet-di-beberapa-negara/"     class="crp_title">Twitter Akan Sensor Tweet di Beberapa Negara</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/04/19/tanda-tanda-kecanduan-twitter/"     class="crp_title">Tanda-tanda Kecanduan Twitter</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/twitter-gunakan-fitur-two-step-solution/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspadai Ancaman Phising Melalui URL Shortener</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/17/waspadai-ancaman-phising-melalui-url-shortener/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/17/waspadai-ancaman-phising-melalui-url-shortener/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 03:00:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Internet Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[e. Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[penjahat cyber]]></category>
		<category><![CDATA[phising]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter Phising]]></category>
		<category><![CDATA[URL shortener]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11395</guid>
		<description><![CDATA[Penjahat cyber melakukan berbagai macam usaha untuk menjebak pengguna media sosial. Salah satunya melalui pemendek URL atau URL Shortener. Biasanya pemendek URL digunakan sebagai cara untuk mengurangi karakter agar sesuai dengan karakter maksimal 140 Twitter. Akan tetapi siapa sangka ternyata pemendek URL resmi di Twitter seperti bit.ly dan t.co digunakan penjahat cyber untuk melakukan aksinya. [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/03/31/hati-hati-jebakan-status-dan-url-shortener-di-facebook/"     class="crp_title">Hati-hati Jebakan Status dan URL Shortener di Facebook</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/16/waspadai-jebakan-aplikasi-pengintai-di-facebook/"     class="crp_title">Waspadai Jebakan Aplikasi Pengintai di Facebook</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/12/14/waspadai-link-%e2%80%98beracun%e2%80%99-di-twitter-jangan-asal-klik/"     class="crp_title">Waspadai Link &#8216;Beracun&#8217; di Twitter, Jangan Asal&hellip;</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/twitter-gunakan-fitur-two-step-solution/"     class="crp_title">Twitter Gunakan Fitur Two Step Solution</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/04/23/5-trik-mengenali-spam-di-twitter/"     class="crp_title">5 Trik Mengenali Spam di Twitter</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" alt="Techthree" src="http://images.techtree.com/ttimages/story/110039_phish1.jpg" width="513" height="400" /></p>
<p>Penjahat cyber melakukan berbagai macam usaha untuk menjebak pengguna media sosial. Salah satunya melalui pemendek URL atau URL Shortener.</p>
<p>Biasanya pemendek URL digunakan sebagai cara untuk mengurangi karakter agar sesuai dengan karakter maksimal 140 Twitter. Akan tetapi siapa sangka ternyata pemendek URL resmi di Twitter seperti <em>bit.ly</em> dan <em>t.co</em> digunakan penjahat cyber untuk melakukan aksinya.</p>
<p>Penjahat cyber biasanya mengirimkan pesan melalui DM (<em>direct message</em>) di Twitter. DM tersebut biasanya berisi kata-kata yang menarik, misalnya <em>funny picture of celebrities</em> yang disajikan dalam bentuk pemendek URL <em>bit.ly</em> atau <em>t.co</em>. Karena berbentuk URL yang telah diperpendek tentu saja pengguna tidak mengetahui ke mana tujuan URL tersebut.</p>
<p>Saat pengguna mengklik URL, browser akan membuka halaman situs yang bentuknya menyerupai situs Twitter atau situs Twitter palsu yang  alamatnya bukanlah di Twitter.com, melainkan <em>tpwitter.com</em>.</p>
<p>Di halaman Twitter palsu calon korban diminta memasukan <em>username</em> dan <em>password</em>. Jika korbannya tertipu maka akun Twitter-nya akan langsung dikuasai oleh pemilik situs phishing untuk kembali menyebarkan jebakan ke pengguna yang lain.</p>
<p>Untuk itu, selalulah berhati-hati jika menerima DM Twitter dari akun yang tidak dikenal. Bahkan jika dari orang yang dikenalpun, kalau berisi pemendek URL jangan diklik karena biasanya teman tidak pernah secara sengaja mengirim pesan dalam bentuk URL yang diperpendek. Biasanya itu adalah phising yang bermaksud jahat untuk menguasai akun Twitter pengguna.</p>
<p>Sumber: detik</p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/03/31/hati-hati-jebakan-status-dan-url-shortener-di-facebook/"     class="crp_title">Hati-hati Jebakan Status dan URL Shortener di Facebook</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/16/waspadai-jebakan-aplikasi-pengintai-di-facebook/"     class="crp_title">Waspadai Jebakan Aplikasi Pengintai di Facebook</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/12/14/waspadai-link-%e2%80%98beracun%e2%80%99-di-twitter-jangan-asal-klik/"     class="crp_title">Waspadai Link &#8216;Beracun&#8217; di Twitter, Jangan Asal&hellip;</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/23/twitter-gunakan-fitur-two-step-solution/"     class="crp_title">Twitter Gunakan Fitur Two Step Solution</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/04/23/5-trik-mengenali-spam-di-twitter/"     class="crp_title">5 Trik Mengenali Spam di Twitter</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/17/waspadai-ancaman-phising-melalui-url-shortener/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wow! Masih Banyak Perusahaan Pakai Software Bajakan</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/16/wow-masih-banyak-perusahaan-pakai-software-bajakan/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/16/wow-masih-banyak-perusahaan-pakai-software-bajakan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 11:56:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Internet Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[bajakan]]></category>
		<category><![CDATA[software bajakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11388</guid>
		<description><![CDATA[Masalah software bajakan merupakan masalah yang tidak kunjung selesai. Tingkat pembajakan di Indonesia juga masih sangat tinggi, yaitu 86%. Meskipun demikian, pemberatasan software bajakan masih terus dilakukan oleh BSA dan pihak kepolisian. Baru-baru ini BSA menertibkan 20 perusahaan di wilayah Subang, Bogor dan Cikarang. BSA memeriksa lebih dari 400 perangkat komputer dan menyita software tidak berlisensi [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/03/28/wah-36-software-bajakan-mengandung-malware/"     class="crp_title">Wah, 36% Software Bajakan Mengandung Malware</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/12/20/3-dari-5-software-bajakan-mengandung-malware/"     class="crp_title">3 dari 5 Software Bajakan Mengandung Malware</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/04/19/software-engineer-karier-paling-menjanjikan-di-2012/"     class="crp_title">Software Engineer, Karier Paling Oke di 2012</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/08/02/6-software-yang-wajib-update/"     class="crp_title">6 Software yang Wajib Update</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/02/23/teknologi-3g-picu-naiknya-kejahatan-cyber/"     class="crp_title">Teknologi 3G Picu Naiknya Kejahatan Cyber</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Software Bajakan" alt="" src="http://static.liputan6.com/201301/microsoft-software-130110c.jpg" width="538" height="298" /></p>
<p>Masalah software bajakan merupakan masalah yang tidak kunjung selesai. Tingkat pembajakan di Indonesia juga masih sangat tinggi, yaitu 86%. Meskipun demikian, pemberatasan software bajakan masih terus dilakukan oleh BSA dan pihak kepolisian. Baru-baru ini BSA menertibkan 20 perusahaan di wilayah Subang, Bogor dan Cikarang. BSA memeriksa lebih dari 400 perangkat komputer dan menyita software tidak berlisensi senilai USD 177.018 atau sekitar Rp 1,7 miliar yang dimiliki Adobe, Autodesk, Microsoft, dan Symantec.</p>
<p>Tampaknya dari temuan tersebut masih sangat banyak perusahaan yang menggunakan software bajakan. Dari pemeriksaan yang dilakukan perusahaan yang menggunakan software bajakan tersebut bergerak di bidang garmen, percetakan, pakan ternak, kimia, dan percetakan.</p>
<p>Zain Adnan Kepala Perwakilan BSA di Indonesia menyebutkan, pembajakan software adalah sebuah masalah serius yang tidak hanya menghambat pertumbuhan ekonomi suatu negara, namun juga merugikan industri perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menciptakan lapangan kerja baru, atau diinvestasikan kembali dalam bentuk riset dan pengembangan.</p>
<p>Satu hal penting yang harus dipaham banyak perusahaan menggunakan software bajakan karena mereka beranggapan software asli harganya masih mahal. Selain itu, tampaknya banyak perusahaan yang belum memahami pentingnya penggunaan software asli atau berlisensi. Untuk itulah, usaha pemberatasan pembajakan harus dilakukan tidak hanya dengan penggerebekan, tetapi juga melalui pendidikan. Artinya, perusahaan diberikan pengetahuan tentang software asli dan keuntungan penggunaan software asli atau berlisensi. Tidak kalah pentingnya adalah harga sofware asli atau berlisensi harus makin murah.</p>
<p>Sumber: detik.com</p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/03/28/wah-36-software-bajakan-mengandung-malware/"     class="crp_title">Wah, 36% Software Bajakan Mengandung Malware</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/12/20/3-dari-5-software-bajakan-mengandung-malware/"     class="crp_title">3 dari 5 Software Bajakan Mengandung Malware</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/04/19/software-engineer-karier-paling-menjanjikan-di-2012/"     class="crp_title">Software Engineer, Karier Paling Oke di 2012</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/08/02/6-software-yang-wajib-update/"     class="crp_title">6 Software yang Wajib Update</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/02/23/teknologi-3g-picu-naiknya-kejahatan-cyber/"     class="crp_title">Teknologi 3G Picu Naiknya Kejahatan Cyber</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/16/wow-masih-banyak-perusahaan-pakai-software-bajakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspadai Jebakan Aplikasi Pengintai di Facebook</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/16/waspadai-jebakan-aplikasi-pengintai-di-facebook/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/16/waspadai-jebakan-aplikasi-pengintai-di-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 08:55:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Internet Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[facebook scam]]></category>
		<category><![CDATA[phising]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11392</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai media sosial yang paling banyak anggotanya, Facebook menjadi sasaran penjahat cyber. Untuk itu, sudah seharusnya pengguna Facebook lebih berhati-hati ketika beraktiftas di Facebook. Baru-baru ini peneliti keamanan internet Zscaler menemukan aplikasi pengintai yang mengklaim memungkinkan pengguna mengetahui siapa yang melihat profil mereka. Aplikasi ini mengarahkan pengguna ke situs bernama FB Stalker. Saat mengunjungi situs tersebut, pengguna akan [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/17/waspadai-ancaman-phising-melalui-url-shortener/"     class="crp_title">Waspadai Ancaman Phising Melalui URL Shortener</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/11/18/6-jebakan-yang-dipakai-hacker-untuk-mencuri-password-facebook/"     class="crp_title">6 Jebakan yang Dipakai Hacker untuk Mencuri Password&hellip;</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/12/10/60-000-facebooker-jadi-korban-serangan-scam/"     class="crp_title">Nah, 60.000 Facebooker Korban Kasus Scam</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/09/28/awas-jebakan-aplikasi-siapa-melihat-profil-facebook-mu/"     class="crp_title">Awas, Jebakan Aplikasi &#8220;Siapa Melihat Profil&hellip;</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/05/03/jangan-percaya-aplikasi-siapa-saja-yang-lihat-profilmu/"     class="crp_title">Jangan Percaya Aplikasi &#8216;Siapa Saja yang Lihat&hellip;</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" alt="PC World" src="http://images.pcworld.com/images/article/2012/01/facebooktimelinescam1-10961476.jpg" width="545" height="406" /></p>
<p>Sebagai media sosial yang paling banyak anggotanya, Facebook menjadi sasaran penjahat cyber. Untuk itu, sudah seharusnya pengguna Facebook lebih berhati-hati ketika beraktiftas di Facebook.</p>
<p>Baru-baru ini peneliti keamanan internet Zscaler menemukan aplikasi pengintai yang mengklaim memungkinkan pengguna mengetahui siapa yang melihat profil mereka. Aplikasi ini mengarahkan pengguna ke situs bernama FB Stalker. Saat mengunjungi situs tersebut, pengguna akan bertemu dengan halaman login Facebook palsu. Bagi pengguna Facebook yan tidak awas, tentunya tidak memperhatikan perbedaan dalam halaman login Facebook palsu tersebut.</p>
<p>Pengguna akan diminta mengisi alamat email dan password. Cara phising ini juga dirancang untuk bisa mencuri pertanyaan rahasia dan jawabannya merupakan lapisan keamanan akun Facebook. Nantinya tentunya setelah mengetahui alamat email dan password serta pertanyaan rahasia, akun pengguna akan dipakai untuk mencari keutungan pembuat phising tersebut.</p>
<p>Ada juga sejenis scam yang mirip dengan aplikasi pengintai tersebut di atas. Aplikasi yang mengklaim bisa mengetahui siapa yang melihat profil, mengelabui pengguna agar menginstal browser extension Flash Player. Browseryang telah diinstall ini memungkinkan pelaku kejahatan cyber meretas akun Facebook dan memonitor aktvitas akun korban.</p>
<p>Agar anda selamat dari jebakan tersebut Anda tak perlu mengakses aplikasi atau website tersebut. Berhati-hatilah terhadap sebuah aplikasi yang terlalu baik untuk menjadi benar. Jika terlanjur menjadi korban, segera ganti password Facebook. Jangan lupa juga untuk langsung menghapus browser extension yang telah terlanjur diinstall.</p>
<p>Sumber: detik</p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/17/waspadai-ancaman-phising-melalui-url-shortener/"     class="crp_title">Waspadai Ancaman Phising Melalui URL Shortener</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/11/18/6-jebakan-yang-dipakai-hacker-untuk-mencuri-password-facebook/"     class="crp_title">6 Jebakan yang Dipakai Hacker untuk Mencuri Password&hellip;</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/12/10/60-000-facebooker-jadi-korban-serangan-scam/"     class="crp_title">Nah, 60.000 Facebooker Korban Kasus Scam</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/09/28/awas-jebakan-aplikasi-siapa-melihat-profil-facebook-mu/"     class="crp_title">Awas, Jebakan Aplikasi &#8220;Siapa Melihat Profil&hellip;</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/05/03/jangan-percaya-aplikasi-siapa-saja-yang-lihat-profilmu/"     class="crp_title">Jangan Percaya Aplikasi &#8216;Siapa Saja yang Lihat&hellip;</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/16/waspadai-jebakan-aplikasi-pengintai-di-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DNS Nawala Hadang Toko Online Abal-Abal</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/15/dns-nawala-hadang-toko-online-abal-abal/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/15/dns-nawala-hadang-toko-online-abal-abal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 11:27:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Erick Gafar</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[DNS Nawala]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[penipu online]]></category>
		<category><![CDATA[toko online abal-abal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11304</guid>
		<description><![CDATA[Maraknya e-commerce beberapa waktu terakhir, membuat para penipu online makin bersemangat untuk membuat situs toko online abal-abal. Berdasarkan data dari  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang dikutip dari detik.com nilai transaksi e-commerce pada tahun 2012 mencapai Rp 126 triliun. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2011 yang mencapai Rp 63 triliun. Angka ini tentu sangat [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/03/21/tips-menghindari-jebakan-scam-tsunami-jepang/"     class="crp_title">Tips Menghindari Jebakan Scam Tsunami Jepang</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/07/07/google-ditunggai-scam-waspadai-jebakannya/"     class="crp_title">Google+ Ditunggai Scam, Waspadai Jebakannya!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/04/05/5-tip-sederhana-mengenali-aplikasi-berbahaya/"     class="crp_title">5 Tip Sederhana Mengenali Aplikasi Berbahaya</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/05/18/jangan-percaya-kemunculan-%e2%80%98dislike-button%e2%80%99-di-facebook/"     class="crp_title">Jangan Percaya Kemunculan ‘Dislike Button’ di Facebook!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/11/16/duh-99-online-shop-atasnamakan-batam-fiktif/"     class="crp_title">Duh, 99% Online Shop Atasnamakan Batam: Fiktif!</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/-GHZF-BGI7EU/UVJbfVhzWqI/AAAAAAAABu4/Hmg9Mu7zeFc/s1600/MEM-009-Nawala.jpg" width="500" height="284" /></p>
<p style="text-align: left;">Maraknya <em>e-commerce</em> beberapa waktu terakhir, membuat para penipu online makin bersemangat untuk membuat situs toko online abal-abal. Berdasarkan data dari  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang dikutip dari <em>detik.com</em> nilai transaksi<em> e-commerce</em> pada tahun 2012 mencapai Rp 126 triliun. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2011 yang mencapai Rp 63 triliun. Angka ini tentu sangat besar dan menjadi penarik utama penipu online untuk melakukan aksinya.</p>
<p>Penipu online ini melakukan aksinya dengan cara membuat situs belanja online abal-abal. Ciri utama situs belanja abal-abal ini adalah harga produk yang sangat murah. Hal ini karena konsumen sangat sensitif dengan harga.</p>
<p>Untuk menghindari ketertarikan berbelanja online secara murah dan terhindar dari aksi penipu online tersebut ada baiknya anda menggunakan DNS Nawala.</p>
<p><a href="http://www.nawala.org/" target="_blank">DNS Nawala</a> adalah layanan DNS yang bebas digunakan oleh pengguna akhir atau penyedia jasa internet untuk mendapatkan akses internet bersih dan aman. DNS Nawala melakukan penapisan situs-situs berkandungan negatif yang tidak sesuai dengan norma kesusilaan dan budaya Indonesia, seperti situs berkandungan pornografi atau perjudian.</p>
<p>Kini DNS Nawala juga bisa menghadang Toko Online Abal-abal alias palsu. Dikutip dari detik.com DNS Nawala ikut berperan serta dalam melindungi konsumen dari modus penipuan melalu situs e-commerce palsu.</p>
<p>DNS Nawala secara rutin melakukan pencarian langsung terhadap situs-situs penipuan, selain menerima pelaporan dari pengguna internet ataupun pemangku kepentingan lainnya. Sampai saat ini sudah terdata lebih dari 600-an situs penipuan online, dan masih terus akan bertambah. Untuk itu, agar aman bertransaksi secara online, pakailah DNS Nawala.</p>
<p>Sumber: detik.com dan nawala.org</p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/03/21/tips-menghindari-jebakan-scam-tsunami-jepang/"     class="crp_title">Tips Menghindari Jebakan Scam Tsunami Jepang</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/07/07/google-ditunggai-scam-waspadai-jebakannya/"     class="crp_title">Google+ Ditunggai Scam, Waspadai Jebakannya!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/04/05/5-tip-sederhana-mengenali-aplikasi-berbahaya/"     class="crp_title">5 Tip Sederhana Mengenali Aplikasi Berbahaya</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2011/05/18/jangan-percaya-kemunculan-%e2%80%98dislike-button%e2%80%99-di-facebook/"     class="crp_title">Jangan Percaya Kemunculan ‘Dislike Button’ di Facebook!</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/11/16/duh-99-online-shop-atasnamakan-batam-fiktif/"     class="crp_title">Duh, 99% Online Shop Atasnamakan Batam: Fiktif!</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/15/dns-nawala-hadang-toko-online-abal-abal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Twitter Jalan Menuju Penjara?</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/15/twitter-jalan-menuju-penjara/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/15/twitter-jalan-menuju-penjara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 09:26:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Internet Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[b. Berita & Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[perilaku online]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11321</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah kejadian unik yang bermula karena berselisih pendapat di Twitter baru-baru ini terjadi. Seseorang melakukan tindakan penusukan karena tidak terima temannya dihina di Twitter. Hal yang lebih aneh lagi adalah pelaku penusukan tersebut tidak memiliki akun Twitter. Ia hanya menerima pengaduan dari temannya tentang penghinaan tersebut. Ada beberapa hal yang harus kita cermati dalam peristiwa [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/14/9-dari-10-ibu-menggunakan-media-sosial/"     class="crp_title">9 dari 10 Ibu Menggunakan Media Sosial</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/08/29/7-tips-optimalkan-profil-twitter-anda/"     class="crp_title">7 Tips Optimalkan Profil Twitter Anda</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/06/18/wow-46-remaja-terpengaruh-social-media/"     class="crp_title">Wow, Perilaku 46% Remaja Terpengaruh Social Media</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/17/waspadai-ancaman-phising-melalui-url-shortener/"     class="crp_title">Waspadai Ancaman Phising Melalui URL Shortener</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/04/13/70-dari-kita-adalah-%e2%80%9cpendosa%e2%80%9d-di-fb-dan-twitter/"     class="crp_title">70% dari Kita adalah “Pendosa” di FB dan Twitter</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/wp-content/uploads/2012/08/Twitter-Pertama.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-8451" alt="Twitter-Pertama" src="http://ictwatch.com/internetsehat/wp-content/uploads/2012/08/Twitter-Pertama.jpg" width="560" height="300" /></a></p>
<p>Sebuah kejadian unik yang bermula karena berselisih pendapat di Twitter baru-baru ini terjadi. Seseorang melakukan tindakan penusukan karena tidak terima temannya dihina di Twitter. Hal yang lebih aneh lagi adalah pelaku penusukan tersebut tidak memiliki akun Twitter. Ia hanya menerima pengaduan dari temannya tentang penghinaan tersebut.</p>
<p>Ada beberapa hal yang harus kita cermati dalam peristiwa ini. Pertama, masalah yang terjadi di media sosial, kini tidak bisa lagi dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.  Pengguna media sosial harus benar-benar berhati-hati dengan masalah yang timbul karena interaksi di media sosial.</p>
<p>Kedua, perilaku di media sosial memberikan dampak yang tidak sedikit. Sayangnya banyak perilaku di media sosial yang kurang baik. Hina-menghina, mengejek, bullying dan banyak lainnya bukan hal baru di media sosial dan tampaknya jumlahnya terus meningkat. Perilaku tersebut akan memberikan beberapa tindakan pembalasan, di mana kalau saling mengenal di dunia nyata, mengakibatkan peristiwa yang di luar perkiraan.</p>
<p>Tindakan menusuk orang merupakan kejahatan pidana. Namun penyebabnya bisa kita telusuri, yaitu interaksi di media sosial Twitter. Untuk itu ada baiknya anda berperilaku baik di media sosial untuk menghindari perilaku yang bisa menimbulkan peristiwa yang tak anda sangka-sangka sebelumnya.</p>
<p>Sumber: <strong>kompas.com</strong></p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/14/9-dari-10-ibu-menggunakan-media-sosial/"     class="crp_title">9 dari 10 Ibu Menggunakan Media Sosial</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/08/29/7-tips-optimalkan-profil-twitter-anda/"     class="crp_title">7 Tips Optimalkan Profil Twitter Anda</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/06/18/wow-46-remaja-terpengaruh-social-media/"     class="crp_title">Wow, Perilaku 46% Remaja Terpengaruh Social Media</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/17/waspadai-ancaman-phising-melalui-url-shortener/"     class="crp_title">Waspadai Ancaman Phising Melalui URL Shortener</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2012/04/13/70-dari-kita-adalah-%e2%80%9cpendosa%e2%80%9d-di-fb-dan-twitter/"     class="crp_title">70% dari Kita adalah “Pendosa” di FB dan Twitter</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/15/twitter-jalan-menuju-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jaga Privasi Online Anda Dengan &#8220;Disconnect&#8221;</title>
		<link>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/14/jaga-privasi-online-anda-dengan-disconnect/</link>
		<comments>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/14/jaga-privasi-online-anda-dengan-disconnect/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 May 2013 10:50:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Internet Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[a. Headline]]></category>
		<category><![CDATA[g. Privasi & Sekuriti]]></category>
		<category><![CDATA[disconnect]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[online security]]></category>
		<category><![CDATA[Privasi online]]></category>
		<category><![CDATA[tracking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictwatch.com/internetsehat/?p=11324</guid>
		<description><![CDATA[Privasi online merupakan hal yang sering dilupakan banyak pengguna internet. Dari beberapa survei terbukti bahwa pengguna internet tidak begitu peduli dengan privasi mereka di internet. Hal ini dimanfaatkan banyak pihak untuk melakukan tracking aktivitas pengguna internet. Sebenarnya, bukan hal yang sulit lagi untuk menjaga privasi pengguna internet. Banyak tool yang bisa digunakan untuk membatasi banjir [...]<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/04/22/rencanakan-kehidupan-digital-anda-setelah-meninggal/"     class="crp_title">Rencanakan Kehidupan Digital Anda Setelah Meninggal</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/02/12/3-tips-jaga-privasi-di-foursquare/"     class="crp_title">3 Langkah Jaga Privasi di Foursquare</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/02/07/5-tool-untuk-amankan-data-online-anda/"     class="crp_title">5 Tool untuk Amankan Data Online Anda</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/13/tips-menghindari-pesan-dan-permintaan-pertemanan-di-facebook/"     class="crp_title">Tips Menghindari Pesan dan Permintaan Pertemanan di Facebook</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/04/23/facebook-kampanyekan-pentingnya-privasi-untuk-remaja/"     class="crp_title">Facebook Kampanyekan Pentingnya Privasi untuk Remaja</a></li></ul></div>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/-0U0l6OJNxoQ/UKDZ7o4ES7I/AAAAAAAAAak/TBB_6zorXoc/s1600/disconnected1.jpg" width="530" height="282" /></p>
<p>Privasi online merupakan hal yang sering dilupakan banyak pengguna internet. Dari beberapa survei terbukti bahwa pengguna internet tidak begitu peduli dengan privasi mereka di internet. Hal ini dimanfaatkan banyak pihak untuk melakukan <em>tracking</em> aktivitas pengguna internet.</p>
<p>Sebenarnya, bukan hal yang sulit lagi untuk menjaga privasi pengguna internet. Banyak<em> tool</em> yang bisa digunakan untuk membatasi banjir informasi pribadi pengguna internet ke berbagai pihak, terutama pengiklan. Salah satu <em>tool</em> yang bisa menjaga privasi pengguna di internet adalah <strong>Disconnect</strong>.</p>
<p><em></em> <em>Tool</em> ini tersedia dalam bentuk ekstensi di Chrome, Firefox, dan Safari. <em>Tool Disconnect</em> ini melakukan <em>disable</em> terhadap semua<em> traffic</em> dari pihak ketiga ketika anda mengakses Facebook, tetapi anda tetap nyaman menggunakan Facebook. Artinya beberapa pengiklan atau<em> tracking site</em> maupun tool statistik tertentu yang ingin merekam kegiatan anda ketika menggunakan Facebook akan dihalangi oleh tool Disconnect.</p>
<p>Tentunya bukan hanya ketika anda mengakses Facebook tool Disconnect bekerja. Setiap hal yang anda lakukan di internet, misalnya browsing Disconnect juga bekerja untuk menghalangi Analytics, Iklan, Media Sosial dan juga konten. Dengan  adanya Disconnect ini, browsing pengguna lebih efisien dan bisa menghemat bandwith. Sayangnya tool Disconnect belum tersedia dalam aplikasi mobile.</p>
<p>Nah segeralah jaga privasi anda di internet dengan menggunakan <strong><em>Disconnect</em></strong>.</p>
<div class="crp_related"><h3>Artikel Terkait:</h3><ul><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/04/22/rencanakan-kehidupan-digital-anda-setelah-meninggal/"     class="crp_title">Rencanakan Kehidupan Digital Anda Setelah Meninggal</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/02/12/3-tips-jaga-privasi-di-foursquare/"     class="crp_title">3 Langkah Jaga Privasi di Foursquare</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/02/07/5-tool-untuk-amankan-data-online-anda/"     class="crp_title">5 Tool untuk Amankan Data Online Anda</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/13/tips-menghindari-pesan-dan-permintaan-pertemanan-di-facebook/"     class="crp_title">Tips Menghindari Pesan dan Permintaan Pertemanan di Facebook</a></li><li><a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2013/04/23/facebook-kampanyekan-pentingnya-privasi-untuk-remaja/"     class="crp_title">Facebook Kampanyekan Pentingnya Privasi untuk Remaja</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictwatch.com/internetsehat/2013/05/14/jaga-privasi-online-anda-dengan-disconnect/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
