Pemerintah Apatis terhadap Aksi Mata-mata

totpi.com

Sebuah analisis global yang diterbitkan dua hari yang lalu mengungkapkan bahwa mayoritas pemerintah negara-negara di dunia telah gagal untuk mengambil tindakan yang berarti setelah pengungkapan aksi mata-mata internet oleh whistleblower Edward Snowden.

Laporan yang diberi judul Krisis Akuntabilitas tersebut telah diterbitkan oleh Privacy Surgeon dan merupakan hasil kerja sama dengan kontributor ahli dari delapan belas negara. Analisis menetapkan bahwa sebagian besar pemerintah tidak menanggapi secara nyata dan  cara yang terukur  pengungkapan yang dilakukan oleh Edward Snowden yang dimulai pada bulan Juni 2013.

Laporan mengatakan bahwa terdapat peningkatan volume kegiatan dalam bentuk representasi diplomatik, pertanyaan parlemen, liputan media, strategi kampanye, rancangan undang-undang dan inisiatif industri di tingkat global, namun jumlah tindakan nyata yang diadopsi terhadap adanya pengungkapan tersebut tidak signifikan. Dua pertiga dari profesional hukum dan ahli teknologi di 29 negara yang disurvei mengatakan bahwa mereka bisa mengatakan tidak ada langkah nyata yang diambil oleh pemerintah.

Meskipun demikian, pengungkapan yang dilakukan oleh Snowden telah memicu pergeseran dalam cara berpikir menuju peningkatan kesadaran akan pentingnya akuntabilitas, transparansi dan aturan hukum terhadap kegiatan badan-badan keamanan dan privasi di seluruh dunia. Pergeseran tersebut, di berbagai belahan dunia, telah memberdayakan masyarakat sipil, menciptakan kebangkitan dalam perlindungan hukum dan media terhadap isu-isu kunci yang sampai sekarang lolos dari pengawasan publik pada tingkat substansial.

Kontributor laporan ini mencakup staf dari organisasi seperti Electronic Frontier Foundation, Privacy International, Reporters without Borders, AccessNow, European Digital Rights dan Digital Rights Ireland, bersama dengan akademisi kunci, spesialis hukum dan peneliti.

Salah satu temuan yang lebih menarik adalah meskipun ada persepsi bahwa pengungkapan Snowden telah menjadi berita global, laporan dari sebagian besar negara-negara non-AS menunjukkan bahwa liputan media di banyak negara minimal atau tidak ada. Itu artinya, pengungkapan yang dilakukan oleh Snowden tidak mendapat perhatian luas di luar negara AS dan kemungkinan isu tersebut hanya merupakan milik pers Anglo-Amerika dan sedikit relevansinya secara langsung ke sebagian besar negara lain di dunia.

Sumber: privacysurgeon.org

Sumber Gambar: totpi.com

Tags: ,

Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes