Anak yang Populer juga Korban Bullying

Bullying kerap terjadi pada anak-anak, tidak terkecuali pada anak yang populer di sekolah. Maksudnya, tiadak hanya anak-anak yang tidak populer/tidak terkenal di sekolah yang menjadi korban bullying, tetapi juga anak yang populer/terkenal di sekolah. Studi yang dilakukan oleh University of California menemukan bullying yang dilakukan terhadap anak-anak yang populer merupakan kejahatan yang tidak terlihat karena banyak anak populer menyangkal hal ini karena khawatir memengengaruhi keberadaan mereka. Studi juga menemukan bahwa anak yang populer lebih mungkin di-bully dan efek bully terhadap mereka lebih buruk.

Berlawanan dengan anak-anak biasa yang merupakan satu-satunya target agresi sebaya, anak yang populer berisiko tinggi terhadap pelecehan dan dan merupakan korban tak terlihat dari agresi berbasis sekolah. Menurut studi tersebut juga, wanita dan remaja secara fisik dan sosial juga rentan menjadi korban bullying yang sangat tinggi.

Studi menemukan risiko di-bully semakin meningkat seiring peningkatan status sosial remaja di sekolah sampai mereka mencapai posisi di puncak. Kemungkinan di-bully mulai merosot saat remaja mencapai posisi puncak di sekolah. Para pelajar yang berada di posisi puncak tersebut, sekitar 5% dari anak-anak paling populer di sekolah jauh dari masalah di-bully mungkin karena status mereka sangat tinggi sehingga sulit untuk jadi korban.

Studi ini dilakukan di tiga distrik di North Carolina dan melibatkan 19 sekolah. Studi menemukan korban pelecehan menderita konsekuensi psikologis, sosial dan akademik dan mereka mengalami tingkat kecemasan yang tinggi, kemarahan dan depresi. Dapat disimpulkan, bullying pada anak-anak yang populer di sekolah  kurang terlihat dan sering merupakan kejahatan yang tak terlihat karena anak yang populer berusaha menyangkalnya karena mempertimbangkan status mereka. Bullying terhadap anak yang populer di sekolah mengarah kepada pelecehan yang lebih brutal dan konsekuensinya antara lain konsekuensi psikologis, sosial dan akademik.

Sumber: dailymail.co.uk

Sumber Gambar: bestmomstv.com

 


Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes