Anak di Inggris Mengonsumsi Konten Dewasa

roomtogrow.co.ukKonten dewasa seperti kekerasan, seksual eksplisit, dan konten tidak pantas bukanlah konten yang seharusnya dikonsumsi oleh anak-anak. Kenyataannya, ternyata sebaliknya. Sebuah penelitian baru di Inggris menemukan lebih dari tiga juta keluarga Inggris (42 persen) telah menemukan anak-anak mereka melihat konten kekerasan, seksual eksplisit, dan konten mengganggu atau tidak pantas di internet.

Penelitian yang dilakukan oleh uSwitch tersebut menunjukkan bahwa 38 persen dari orang tua di Inggris menemukan anak-anak mereka yang di bawah usia 16 tahun telah melihat konten yang mengandung bahasa kotor, sedangkan 18 persen lainnya materi kekerasan atau seksual eksplisit. 17 persen kasus, konten web menampilkan penyalahgunaan zat terlarang, obat-obatan, merokok atau alkohol.

Lebih dari 14 persen orang tua menemukan anak-anak mereka melihat materi yang mereka anggap menjengkelkan, misalnya grafis dan artikel berita yang menganggu. Untuk mengetahui apa yang dikonsumsi anak secara online tersebut kebanyakan orang tua terpaksa mengintip.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan fakta 56 persen orang tua memeriksa history aktivitas browsing anak, 16 persen lainnya melakukan login ke akun media sosial anak. 41% orang tua memberlakukan larangan bagi anak untuk melakukan chatting, sedangkan 39 persen orang tua mengandalkan perangkat lunak parental control  untuk menyaring situs dengan konten eksplisit atau konten yang tidak sesuai.

Hal yang cukup mengkhawatirkan adalah adanya fakta 74 persen orang tua tidak mengetahui sama sekali nama parental control untuk menyaring konten dan 42 persen lainnya mengungkapkan tidak pernah menggunakannya.

Penelitian tersebut di atas tentu saja menjadi alarm bagi orang tua yang anak-anaknya terlinbat dalan aktivitas online. Berkaca kepada penelitian tersebut, sudah saatnya orang tua memperhatikan anak-anak ketika online. Berikan mereka panduan dan kenalkan dengan risiko online agar mereka bisa terhindar dari konten yang belum sepantasnya dikonsumsi.

Sumber: uswicth.com

Sumber Gambar: roomtogrow.co.uk


Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes