Software Bajakan Penyebab Serangan Penjahat Dunia Maya

microsoft.comSerangan penjahat dunia maya setiap tahunnya terus meningkat. Salah satu metode baru yang ditempuh para penjahat tersebut adalah menanamkan malware ke komputer dengan software bajakan yang dibeli konsumen. Ini artinya mereka mulai meninggalkan cara lama meng-hack komputer, dan beralih kepada industri software bajakan guna menanamkan malware pada software bajakan. Cara ini diperkirakan lebih mudah karena konsumen atau perusahaan yang tidak curiga tidak menyadari komputer dengan software bajakan yang mereka beli telah diinfiltrasi oleh para penjahat.

Fakta ini diungkapkan oleh sebuah studi baru yang berjudul  The Link Between Pirated Software and Cybersecurity Breaches yang dilakukan oleh IDC bersama National University of Singapore. Studi tersebut mengungkapkan bahwa para penjahat dunia maya rajin memanfaatkan malware yang ditanam dalam PC yang bekerja atas perangkat lunak bajakan yang telah dijual kepada konsumen atau perusahaan.

Studi global yang dilakukan oleh IDC dan National University of Singapore ( NUS ) mensurvei 1.700 konsumen , pekerja IT dan chief information officers serta pejabat pemerintah di negara-negara mulai dari Brazil hingga Amerika Serikat . Selain itu, IDC dan NUS menganalisis 203 komputer yang dibeli di Brazil, China, India, Indonesia, Meksiko, Rusia, Korea Selatan, Thailand , Turki , Ukraina dan Amerika Serikat . Komputer-komputer yang dibeli tersebut telah terinfeksi dengan malware sebelum dijual, termasuk Trojan, worm, virus, hack  tools, rootkits dan adware .

Software bajakan tersebut tidak hanya meningkatkan risiko serangan penjahat dunia maya, tetapi juga memiliki implikasi ekonomi yang sangat besar. Menurut studi yang sama, software bajakan yang di dalamnya ternanam malware tersebut membuat ongkos pengamanan membengkak. Perusahaan global pada tahun 2014 ini diperkirakan akan mengeluarkan sedikitnya 500 miliar dollar untuk mengatasi isu keamanan yang disebabkan oleh malware yang ditanam di software bajakan.

Sumber: Microsoft, IDC, mg.co.za

Sumber Gambar: Microsoft


Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes