Sebab Terjadinya Cyberbullying dan Trolling di Media Sosial

soso.org.au

Peristiwa cyberbullying dan trolling seringkali terjadi di media sosial. Banyak sekali pengguna media sosial seperti Facebook atau Twitter yang mem-bully pengguna lainnya. Demikian juga dengan trolling. Trolling adalah perilaku yang sering terjadi di forum online dan halaman Facebook dengan memberikan komentar terus-menerus (bombardir komentar) yang berisi penghinaan, provokasi atau ancaman. Sejauh ini belum diketahui apa sebab terjadinya cyberbullying dan trolling tersebut.

Sebuah riset yang dilakukan oleh Dr. Claire Hardaker seorang ahli linguistik  dari Universitas Lancaster  berusaha mengungkap penyebab cyberbullying dan trolling di media sosial tersebut. Berdasarkan 4.000 kasus yang melibatkan trolling ia menarik kesimpulan bahwa kebosanan (boredom) berada di balik banyak peristiwa cyberbullying dan trolling.

Metode paling banyak yang digunakan trolls (pelaku trolling) di situs Facebook dan Twitter adalah memicu kemarahan untuk kesenangan diri mereka sendiri. Ini artinya trolls memang sengaja memancing pengguna Facebook atau Twitter untuk marah agar mereka merasa senang.

Para pendukung trolling mengatakan bahwa perilaku mereka tersebut tidak lain adalah humor dan kenakalan biasa serta kebebasan berbicara, namun sebenarnya trolling tersebut adalah pelecehan dan hate speech. Troll beroperasi karena merasa memiliki kekuasaan, mencari hiburan, kebosanan dan balas dendam, terlebih hal ini dilayani dengan baik oleh adanya anonimitas di internet.

Cyberbullying dan Trolling adalah perilaku yang patut dihindari dalam beraktivitas di media sosial. Banyak peristiwa menjadi bukti bahwa kedua perilaku ini tidak baik dan bisa menimbulkan korban. Kisah remaja yang akhirnya bunuh diri karena terus-menerus di-bully adalah salah satu bukti bahwa perilaku bullying dan trolling berakibat buruk dan patut dihindari.

Sumber: dailymail

Sumber Gambar: soso.org.au

 

 


Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes