Privasi Kekhawatiran Terbesar Self Driving Car

MotorTrend

Google sudah mengembangkan Self Driving Car atau mobil tanpa supir semenjak tahun 2010 yang lalu. Sepanjang 3 tahun pengembangan, sudah banyak mencapai kemajuan. Namun sebagian besar negara bagian di Amerika Serikat belum juga siap untuk menerima teknologi ini untuk diadaptasikan ke jalan raya. Kira-kira apa masalah yang menghadang penerapan Driverless Car tersebut?

Dua polling terbaru mencoba menjawab pertanyaan tersebut. Polling pertama dari Alliance of Automobile Manufacturers menyatakan bahwa 42% dari responden beranggapan self driving car tersebut merupakan ide jelek. Hanya  33% responden yang beranggapan self driving car tersebut ide bagus. Polling lain dari  Pulse Opinion Research yang mensurvei 2.000 orang dewasa menyatakan 24% dari responden tidak tahu  mobil jenis apa yang bisa menyetir sendiri dan membawa mereka ke jalan raya.

Fakta penting adalah responden ternyata khawatir masalah privasi. 75% dari responden yang disurvei mengatakan mereka khawatir jika perusahaan mengoleksi data pribadi melalui software yang ditanamkan ke dalam self driving car tersebut. 70% responden khawatir data-data mereka dibagi dengan pemerintah dan 81% responden khawatir jika hacker melakukan pembobolan terhadap software self driving car tersebut. Secara umum, reponden polling yang diadakan oleh Alliance of Automobile Manufacturers menginginkan penjelasan keuntungan dan kerugian dari teknologi self driving car tersebut.

Sumber: WSJ


Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes