10 Tips Amankan Data Saat Berlibur

[Internet Sehat]  Saat liburan, banyak orang tetap terkoneksi ke internet melalui smartphone atau tablet. Tetap ber-Facebook, ngetwit, dan berkirim email. Karena asyik berlibur, sering orang melupakan faktor keamanan privasi di internet. Padahal tetap saja ada ancaman pencurian data oleh para penjahat cyber.

“Liburan adalah saat paling berisiko untuk pencurian identitas,” jelas Ward Clapham, pakar keamanan dari Absolute Software di Vancouver, British Columbia.

Peranti seperti smartphone, tablet, laptop, saat liburan akan banyak terekspos di tempat terbuka, sehingga mudah diincar para kriminal.  Selain berharga hardware-nya, data di dalamnya juga sangat berharga, sebab mengandung informasi sensitif seperti nomor rekening, akses ke email, foto-foto pribadi, dan data penting lain.

Risiko pencurian data terbesar adalah ketika user mengakses internet dari jaringan Wi-Fi di hotel, kafe, restoran, dan tempat public lain. Karena sedang liburan, biasanya lengah untuk mewaspadai ancaman keamanan, dan cenderung terburu-buru online. Bahkan ada pula yang tetap melakukan transaksi online.

Lalu, apa yang harus dilakukan agar terhindar dari pencurian data?

  1. Stop sejenak menerima surat. Atau minta teman terpercaya untuk menerima surat. Jika jatuh ke kotak surat, maka surat dari bank berisi data penting seperti nomor rekening bisa dicuri oleh penjahat.
  2. Hubungi perusahaan kartu kredit Anda bahwa Anda akan memakai kartu kredit di tempat lain. Tetap awasi semua tagihan. Jika memungkinkan, lakukan pembayaran secara cash, dan sesedikit mungkin memakai ATM.
  3. Beri kesan bahwa rumah yang ditinggalkan tidak dalam keadaan kosong, misalnya dengan tetap menyalakan lampu bagian dalam.
  4. Gunakan password pelindung pada semua peranti elektronik, agar saat Anda lengah, tidak sembarang orang bisa mengakses datanya.
  5. Jangan mengakses informasi pribadi dari komputer umum. Jika menggunakan laptop atau smartphone, gunakan hanya jaringan yang aman saja. Yang aman adalah jaringan yang dilindungi password, bukan yang terbuka.
  6. Gunakan fasilitas pengaman dari hotel untuk menyimpan pasport, kartu kredit, atau ponsel, saat sedang ingin melepaskan diri dari semua benda itu.
  7. Saat berjalan-jalan, bawa semua dokumen penting dengan tas pinggang, sehingga tidak akan tertinggal.
  8. Bawa juga fotokopi semua identitas pribadi, namun disimpan terpisah dari aslinya. Untuk berjaga siapa tahu identitas asli hilang.
  9. Berbagi foto liburan di social media boleh saja, tapi nanti saja memostingnya, setelah kita kembali ke rumah. Jangan biarkan orang lain tahu bahwa rumah Anda dalam keadaan kosong.
  10. Jangan taruh sembarangan tagihan hotel, tanda pembayaran, tiket pesawat, sebab mengandung informasi pribadi yang bisa dimanfaatkan orang lain. [Internet Sehat]

Sumber artikel: securitynewsdaily.com / Sumber foto: geckoandfly.com

Tags:

Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes