Bos Twitter Khawatirkan Kasus Trolling

[Internet Sehat]  Banyaknya kasus hate speech atau trolling ternyata cukup membuat pihak Twitter khawatir juga. Kini mereka tengah menyiapkan cara untuk menyembunyikan balasan dari user yang tidak punya follower, biografi atau foto profil. Menurut pimpinan eksekutif Twitter, Dick Costolo, ia sudah menemukan banyak bukti pelecehan yang lumayan mengkawatirkan.

Sebut saja kasus hate speech rasial atas pemain bola Inggris dari Tim Chelsea, Ashley Cole dan tim Manchester United, Ashley Young, setelah tim Inggris mengalami kekalahan dari Italia.  Kasus lain adalah seorang pelajar yang ditahan akibat hinaan rasial pada Fabrice Muamba.

Costolo menyatakan bahwa pihak Twitter memprioritaskan kasus-kasus seperti itu, sama pentingnya dengan mempertahankan kebebasan berbicara di platformnya.

“Alasan kami mengizinkan akun pseudonim adalah demi kebebasan berbicara,” ujarnya. “Sisi lain adalah, agar para pelakunya punya keberanian tampil dengan ucapannya secara politis tanpa harus terperosok dalam ucapan yang mengandung kebencian.”

Sejumlah selebriti Inggris juga menyatakan cukup peduli dengan jumlah pelecehan di Twitter. Eks pemain Nottingham Forest, dan Liverpool,Stan Collymore, menekankan bahwa twit yang mengandung pelecehan dan kekerasan rasial kepadanya beberapa waktu lalu cukup bisa dijadikan alasan untuk menyoroti masalah ini.  Pelaku hate speech, yaitu pemuia berusia 21 tahun, Joshua Cryer, dijatuhi hukuman kerja sosial selama dua tahun setelah terbukti memposting twit hate speech pada Collymore tersebut. [Internet Sehat]

Sumber artikel: bbc.com / Sumber foto: today.msnbc.msn.com

Tags:

Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes