[Internet Sehat] Akun anonim yang lumayan eksis di social media kita ternyata punya banyak kelebihan juga. Mungkin sebagian orang menganggap mereka sekadar penghibur. Ada juga yang memandanya pengganggu, sebab menghembuskan isu-isu yang bikin heboh. Di luar dari itu semua akun anonim cukup banyak follower atau peminat, dan menjadi gunjingan publik.
Isu yang mereka gulirkan mendapat perhatian lebih. Ini bukti bahwa mereka cukup sukses dalam memasarkan sesuatu. Ini merupakan bukti bahwa akun anonim menguasai teknik marketing yang cukup andal.
Ada 5 hal yang bisa kita pelajari dalam hal marketing dari akun anonim:
1. Branding yang kuat
Kekuatan terbesar dari akun anonim adalah brand. Anonimitas alias identitas yang kabur, adalah brand itu sendiri. Apa yang disampaikan oleh akun anonim, menjadi khas dari dirinya. Jika ia memposting info tentang keburukan pemerintah, data-data korupsi, maka itu adalah branding bagi dirinya sendiri. Akun anonim yang konsisten dengan tema postingannya, memiliki brand kuat. Inilah yang layak ditiru oleh para marketing online.
2. Jadilah unik
Akun anonim biasanya memiliki keunikan tersendiri, beda dengan akun kebanyakan di belantara dunia maya. Postingan mereka berisi informasi yang mengejutkan, tak diketahui banyak orang. Gaya bahasanya pun dibuat sedemikian rupa agar menarik perhatian. Ditambah dengan anonimitasnya yang membuat orang penasaran. Maka tak heran jika followernya membanjir. Keunikan ini dapat diikuti oleh para marketer online.
3. Mulai dari komunitas kecil
Akun anonim tidak berbekal nama besar seperti halnya selebriti atau politisi top, maka mereka mengawali semuanya dari komunitas kecil. Mulai dari teman-teman, orang yang mereka kenal, lalu perlahan mulai meluas berkat postingan informasi yang menarik perhatian. Hal serupa juga dapat ditiru para marketer online yang belum memiliki produk terkenal.
4. Data, ide, dan bakat
Tidak semua orang berbakat menjadi akun anonim yang sukses. Akun anonim yang berhasil menggaet penggemar atau follower, dan isu yang mereka gulirkan menjadi perhatian, adalah akun anonim yang didukung data, ide dan bakat yang kuat.
Para pemasar online harus dibekali data-data yang kuat untuk mendukung postingan atau twitnya. Tanpa data, audiens sulit untuk tertarik dan percaya. Mereka juga harus punya segudang ide untuk menarik perhatian, menentukan topic postingan. Dan ada bakat tertentu yang mereka punyai, yaitu kemampuan mempengaruhi orang untuk yakin atas apa yang mereka posting.
5. Tidak percaya siapapun
Selayaknya disebut akun anonim, adalah karena ia merahasiakan identitasnya dari siapapun. Sekali saja rahasianya bocor, orang tidak akan penasaran lagi, dan ia akan kehilangan follower. Bagaimana cara menjaga rahasia? Jangan percayai siapapun. Para marketer online juga dapat meniru cara ini. Bersikap tetap misterius, jangan ungkapkan siapa jati diri Anda yang sebenarnya. Anda sepenuhnya mewakili produk yang Anda pasarkan, bukan pribadi Anda. Artinya, jangan sesekali memposting sesuatu atas dasar opini pribadi. [Internet Sehat]
Disadur secara bebas dari Forbes.com / Sumber gambar: examiner.com








Facebook Comment: