3 Trik Aman Ber-SMS

[Internet  Sehat] Sejak kehadiran ponsel, orang lebih suka mengirim pesan tertulis atau SMS ketimbang menelepon. Alasannya, berkirim SMS lebih nyaman, bisa menjaga kerahasiaan, tidak mengganggu sekitar, dan lebih bersifat privasi. Terlebih lagi sejak munculnya layanan kirim pesan di luar SMS, seperti BlackBerry Messenger (BBM), atau What’s App. Maka kebiasaan berkirim pesan di ponsel makin membudaya.

Problemnya, banyak kasus orang celaka akibat keasyikan kirim pesan di ponsel. Misalnya saja kecelakaan di jalan raya saat mengendara. Nah, bagaimana ya agar kita bisa berkirim pesan di ponsel tanpa harus jadi ribet atau bahkan celaka?

  1. Letakkan selalu ponsel di tempat yang mudah dijangkau. Sebab ponsel yang ngumpet di tas, di antara barang-barang lain, akan sulit dicari. Saat ada bunyi notifikasi, kita akan kesulitan menjangkau, dan itu sangat mengganggu ketika kita sedang melakukan aktivitas lain. Taruhlah ponsel di kantung khusus, bisa diletakkan di saku atau dikaitkan ke ikat pinggang. Dengan begitu mudah dijangkau tangan walau kita sedang “ribet”.
  2. Saat berkendara motor atau mobil, hentikan dulu jika ada pesan masuk yang dirasa memang penting. Jangan sekali-sekali menganggap remeh aktivitas berkendara, sehingga bisa diselingi membaca dan mengirim pesan, sebab sangat berbahaya bagi anda sendiri maupun pengguna jalan lain.
  3. Matikan ponsel saat sedang melakukan aktivitas yang membutuhkan perhatian penuh. Tidak jarang banyak kecelakaan terjadi akibat seseorang terganggu konsentrasinya hanya karena mendengar dering ponsel, atau tergoda untuk segera membaca pesan masuk. Ini bahaya sekali. Lebih baik matikan ponsel atau jauhkan ponsel dari jangkauan saat kita sedang melakukan pekerjaan yang benar-benar butuh konsentrasi penuh. Misalnya memasak dengan tingkat kesulitan tinggi, atau sedang berada di ketinggian tertentu.

Inti dari semuanya adalah, jangan terlalu tergantung dengan pesan teks di ponsel, baik itu SMS, BBM, What’s App, Yahoo Messenger, atau apapun itu. Sebab apa yang ada di sekitar kita jauh lebih penting dari sekadar pesan. [Internet  Sehat]

Sumber artikel: Kidshealth.org/ Sumber gambar: parentdish.com

Tags:

Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes