Waspada, 600.000 Komputer Mac Kena Virus!

[Internet Sehat] Penguna komputer Apple harus mulai waspada.  Selama ini platform Mac disebut sebagai yang paling aman dari serangan virus.  Tapi, seiring dengan makin banyaknya pengguna Mac, makin rentan mereka menjadi target para pembuat virus.  Trojan Flashback, malware yang dirancang untuk mencuri informasi pribadi merupakan salah satu ancaman paling besar bagi para fans produk apel tergigit tersebut.  Menurut perusahaan antivirus asal Rusia, Dr. Web, setidaknya ada 600.000 komputer Mac sudah terinfeksi virus ini tanpa disadari penggunanya.

Flashback ini bisa mencuri password dan informasi penting lain dari user melalui browser Web dan aplikasi lain seperti Skype. Biasanya Flashback  terinstal begitu saja tanpa disengaja ketika user mengunjungi situs berbahaya, ketika mengklik suatu plug in, maka terinstal-lah kode di komputer mereka. Kode ini mampu mengambil informasi pribadi user, dan segera mengirimkannya ke server secara remote.

Keberadaan malware ini sudah dideteksi sejak September tahun lalu, menyusup menjadi installer Adobe Flash. Target lain malware ini adalah Java di OS X. Makin ke sini, penyebarannya kian menggila. Ditambah lagi para pengguna Mac kadang terlalu ‘percaya diri’ bahwa komputernya aman-aman saja.

Sebenarnya Apple punya pemindai malware yang sudah ada dalam OS X, yaitu XProtect.  Peranti pengaman ini sudah di-update untuk mengidentifikasi dan melindungi komputer dari varian Flashback, termasuk untuk Java. Perlu dicatat bahwa sistem keamanan Java sendiri hanya tersedia di Mac OS X 10.6.8 dan sesudahnya.  Maka jika sistem operasi yang dipakai adalah versi sebelumnya, berarti masih cukup rentan serangan.

Apa yang harus dilakukan untuk tahu apakah Mac yang dipakai sudah terinfeksi atau belum? Paling mudah adalah dengan menjalankan sejumlah perintah di Terminal yang bisa ditemukan di folder Utilities.  Coba copy paste semua kode ini di jendela terminal, maka perintah akan berjalan sendiri secara otomatis:

defaults read /Applications/Safari.app/Contents/Info LSEnvironment
defaults read /Applications/Firefox.app/Contents/Info LSEnvironment
defaults read ~/.MacOSX/environment DYLD_INSERT_LIBRARIES

Jika sistem Mac bersih dari malware, akan muncul pesan “does not exist”. Jika terinfeksi, maka muncul path dimana malware itu terinstal di sistem Mac tersebut.  Lalu, kalau sudah terinfeksi mesti bagaimana?  Ada panduan langkah demi langkah yang cukup kelas dari Toher Kessler, yang bisa diklik di sini. Lumayan cukup teknis bagi para user awam. Jika mengalami kesulitan, lebih baik langsung bawa Mac Anda ke pusat layanan terdekat untuk meminta bantuan teknisi.  Yang penting, walau sudah menggunakan Mac, tetaplah waspada akan serangan virus.  Dan selalu lakukan update software Anda agar tidak ketinggalan aplikasi-aplikasi keamanan terbaru. [Internet Sehat]

Sumber artikel: CNet.com / Sumber gambar: therepublika.com


Tags:

Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes