Facebook, situs jejaring yang sekarang dihuni oleh lebih dari 500 juta user, lagi-lagi menghadapi masalah privasi. Layanan anyar yang baru saja mereka rilis mendapat pertentangan dari sejumlah pihak akibat dianggap melanggar privasi pengguna Facebook.
Fitur yang menggugah kekhawatiran ini ialah teknologi pengenal wajah atau facial recognition technology. Teknologi ini sendiri sudah lama ada di situs-situs pengedit foto seperti Picasa milik Google dan iPhoto kepunyaan Apple. Fitur bernama Tag Suggestion ini sebenarnya diluncurkan untuk mempercepat proses pelabelan teman dalam foto yang diupload di Faceboook. Berikut cara kerja fitur ini.
Saat pengguna Facebook mengupload foto baru, Facebook akan mencocokkan foto baru yang diupload dengan foto lama yang pernah di-tag melalui software ‘pengenal’. Facebook kemudian akan mengelompokkan foto yang sama dan kapanpun memungkinkan, akan mensugestikan nama teman-teman yang ada di foto tersebut. Dengan Tag Suggestion, pengguna Facebook tak perlu lagi ‘nge-tag‘ satu-satu setiap foto yang diupload yang berisi orang yang sama karena semua bisa dilakukan secara otomatis.
Teknologi pengidentifikasian otomatis yang dimiliki Facebook ini ternyata malah dianggap telah melanggar ranah privasi para Facebooker. Ditakutkan oleh salah satu lembaga non-profit yang mengurusi soal privasi, Electronic Privacy Information Center, bahwa sistem tersebut juga akan mengidentifikasi informasi lain, termasuk alamat email si Facebooker. Facebook juga dikritik karena telah mengaktifkan secara otomatis fitur ini pada pengguna Facebook, meski belum kesemuanya.
Perusahaan konsultan keamanan internet Sophos juga menjumpai bahwa banyak pengguna Facebook yang melihat opsi pengenal wajahnya aktif tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Pihak Facebook sendiri melakukan pembelaan dengan mengatakan bahwa layanan ini hanya akan aktif saat foto baru ditambahkan di Facebook dan hanya mereka yang sudah menjadi teman saja yang dirujuk, serta pengguna bisa menon-aktifkan fitur ini.
Situs jejaring sosial ini memang telah lama dikritik karena kerap mengubah settingan yang melibatkan privasi. Nah, jika layanan ini sudah tersedia untuk semua pengguna Facebook dan kamu tidak ingin mengaktifkannya, kamu bisa mengutak-atik bagian Privacy Settings. Caranya, klik bagian “Customize settings”, lalu di bawah “Things others share”, kamu akan melihat opsi berjudul “Suggest photos of me to friends. When photos look like me, suggest my name”. Klik “Edit settings”, kemudian klik “Disabled” jika kamu tidak ingin teknologi pengenal wajah itu bekerja. Klik “OK” untuk mengakhirinya.
Sumber: Facebook & Guardian
[dew / Internet Sehat]








Facebook Comment: