Kasus Password Wulan Guritno dan 5 Langkah Inti Mencegah Terulang

Masih ingat kasus pembajakan password yang menimpa artis cantik Wulan Guritno? Sekadar mengingatkan kejadiannya, Wulan Guritno menggunakan satu password yang sama untuk berbagai layanan online mulai dari e-mail, Instant Messenging, Facebook, dan Twitter.

Kebocoran password diawali dari layanan Instant Messaging, lalu merembet ke layanan-layanan lain. Selain masuk ke akun Wulan, pelaku juga mengganti password semua layanan dengan password yang baru, sehingga Wulan tidak lagi bisa mengakses semua akunnya.

Singkat cerita, pelaku akhirnya menguasai akun Wulan Guritno di berbagai layanan, lalu berlagak sebagai Wulan Guritno. Pelaku mengobrol dengan teman-teman Wulan melalui layanan instant messeging, seolah-olah dirinya adalah Wulan Guritno. Sangat mengganggu dan merepotkan bukan?

Dari cerita singkat di atas, kita sudah bisa menilai bahwa kasus ini “dimuluskan” dengan keteledoran Wulan, karena menggunakan satu password yang sama untuk semua layanan online. Wulan dan mereka-mereka yang melakukan hal ini punya alasan yang sangat klasik, yaitu agar praktis dan tidak repot mengingat banyak password. Memang mudah, tapi dari segi keamanan cara ini sangat tidak dianjurkan karena sangat beresiko.

Dari kasus Wulan Guritno, kita bisa bayangkan bahwa pelaku tidak akan bisa masuk ke semua layanan jika Wulan tidak menggunakan satu password yang sama. Ini adalah pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari kasus ini.

Lalu apa yang bisa dilakukan korban jika kejadian tidak menyenangkan itu sudah terlanjur terjadi? Dalam kasus Wulan Guritno, bisa dibilang ia cukup beruntung karena akhirnya pelaku memberitahukan password yang baru. Dengan begitu, semua akunnya bisa diakses seperti sedia kala.

Namun jika keberuntungan yang dialami Wulan tidak terjadi pada anda, maka Anda harus mau repot melakukan klaim ulang (reclaim) terhadap akun Anda.

Layanan online seperti Facebook menyediakan jalur pengaduan, yang bisa dimanfaatkan korban untuk melaporkan pembajakan password seperti dalam kasus ini. Facebook akan menanggapi laporan yang masuk dengan sebuah form dengan sejumlah isian, lalu melakukan tindakan yang dinilai perlu.

Berikut ini adalah 5 langkah inti mengelola password:

  1. gunakan password yang sulit ditebak (kombinasi angka, huruf besar dan huruf kecil)
  2. jangan gunakan password yang sama untuk seluruh akun online kita (messenger, email, facebook, twitter, dll)
  3. gantilah password secara berkala, semisal 1-3 bulan sekali
  4. ingat baik-baik password kita, usahakan tidak tercatat/tertulis atau diberitahu ke siapapun termasuk teman
  5. jangan menggunakan password andalan/hapalan Anda untuk mendaftar di situs yang tidak jelas

-
(Ace / Tim Internet Sehat / tagtips)

Tags:

Facebook Comment:

theme by Mr Wordpress Themes